Aksi demo yang dilakukan ribuan buruh PT Trimitra Baterai Prakasa (TBP)
di Marunda, Cilincing, Jakarta Utara membuat macet arus lalu lintas di
Jl Arteri Marunda. Tak tanggung-tanggung kemacetan akibat demi tersebut
mencapai sepanjang 1 kilometer.
Dalam aksinya, para pendemo
mendesak perusahaan mengangkat mereka sebagai karyawan tetap. Meski tak
sampai menutup seluruh ruas jalan, namun ribuan massa yang menyemut di
depan pintu perusahaan menyebabkan setengah badan jalan menjadi
tertutup. Alhasil, sejak siang hingga sore ini, Jl Arteri Marunda dari
Marunda menuju Jl Raya Cakung Cilincing (Cacing) mengalami kemacetan
hingga sepanjang 1 kilometer.
Showing posts with label Demo. Show all posts
Showing posts with label Demo. Show all posts
Thursday, February 20, 2014
Hendak Demo, Buruh Tambang Diserang Ratusan Massa
Aksi unjuk rasa 80 orang
yang tergabung dalam Solidaritas Pekerja Tambang Nasional (Spartan)
bersama elemen mahasiswa di Kendari, Rabu (19/2/2014), diserang ratusan
orang yang diduga simpatisan Gubernur Sulawesi Tenggara.
Massa Spartan yang tengah berkumpul di parkiran eks MTQ di Jalan Abdullah Silondae, Kendari sebelum menyampaikan aspirasinya langsung dibubarkan. Tanpa bicara, massa penyerang berjumlah 300 orang, langsung merampas mikrofon dan spanduk. Sementara sebagiannya mengejar massa dari kelompok Spartan hingga ke jalan raya.
Massa Spartan yang tengah berkumpul di parkiran eks MTQ di Jalan Abdullah Silondae, Kendari sebelum menyampaikan aspirasinya langsung dibubarkan. Tanpa bicara, massa penyerang berjumlah 300 orang, langsung merampas mikrofon dan spanduk. Sementara sebagiannya mengejar massa dari kelompok Spartan hingga ke jalan raya.
Friday, February 14, 2014
Buruh KSPI Geruduk Kedubes Kamboja
ratusan pekerja yang tergabung dalam Konfederasi Serikat Pekerja
Indonesia (KSPI ) melakukan aksi Solidaritas didepan Kedutaan Besar
Kamboja karna telah dilanggarnya hak dasar pekerja dan ditahannya 23
pekerja garment yang sedang berjuang menuntut kenaikan Upah Minimum
dari U$ 100 menjadi U$ 160 pada bulan desember 2013 .
Thursday, February 13, 2014
Pelantikan Soekarwo, Buruh Tuntut Jaminan Kesehatan
Puluhan ribu buruh dari berbagai serikat pekerja akan melakukan unjuk
rasa pada saat pelantikan Soekarwo-Saifullah Yusuf sebagai Gubernur dan
Wakil Gubernur Jawa Timur 2014-2019. Unjuk rasa akan dilakukan di 2
tempat, yakni gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Timur
dan Gedung Negara Grahadi.
Agus, aktivis dari Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) mengatakan, ada beberapa tuntutan yang akan disuarakan oleh kaum buruh, di antaranya jaminan kesehatan buruh atau BPJS seperti yang diamanatkan undang-undang. Buruh juga menolak keberadaan buruh outsourcing yang masih marak sampai saat ini.
Agus, aktivis dari Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) mengatakan, ada beberapa tuntutan yang akan disuarakan oleh kaum buruh, di antaranya jaminan kesehatan buruh atau BPJS seperti yang diamanatkan undang-undang. Buruh juga menolak keberadaan buruh outsourcing yang masih marak sampai saat ini.
Buruh Demo Lagi, Tuntut Upah 2015 Naik 30 Persen
Sebanyak 30.000 buruh
Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) se-Jabodetabeka akan
berkumpul di Bundaran Hotel Indonesia pada Rabu (12/2/2014) pukul 10.00.
Friday, February 7, 2014
Siang Ini Mahasiswa dan Buruh Demo Gubernur
Gabungan mahasiswa dan buruh yang mengatasnamakan GNP
33 rencananya akan menggelar aksi demonstrasi di depan kantor Gubernur
Sulsel. Informasi yang diterima, demo akan digelar pukul 11.00 Wita.
Jenderal aksi, Muh Asrul mengatakan, aksi yang akan dilakukan terkait pemberlakuan UU Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN) dan BPJS.
Mereka menganggap pemerintah mengemas produk liberalisasi kesehatan lewat Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dimana ada kewajiban buat seluruh rakyat Indonesia untuk membayar iuran.
"Karena membayar iuran maka dalam tiap bulannya rakyat harus membayar sebesar kls 3 Rp. 25.500/bln/org, kls 2 Rp. 42.000/bln/org dan klas 1 Rp. 59.000/bln/org. Ini jelas liberalisasi kesehatan," ungkapnya.
Sumber : fajar.co.id
Jenderal aksi, Muh Asrul mengatakan, aksi yang akan dilakukan terkait pemberlakuan UU Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN) dan BPJS.
Mereka menganggap pemerintah mengemas produk liberalisasi kesehatan lewat Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dimana ada kewajiban buat seluruh rakyat Indonesia untuk membayar iuran.
"Karena membayar iuran maka dalam tiap bulannya rakyat harus membayar sebesar kls 3 Rp. 25.500/bln/org, kls 2 Rp. 42.000/bln/org dan klas 1 Rp. 59.000/bln/org. Ini jelas liberalisasi kesehatan," ungkapnya.
Sumber : fajar.co.id
Buruh PT Ladewindo Tuntut Pembayaran Upah
Ratusan buruh PT Ladewindo Garment Manufacturer yang berlokasi di
Desa Dagen, Kecamatan Jaten berunjukrasa di sekitar Alun-alun
Karanganyar, Kamis (6/2/2014). Mereka menuntut agar manajemen perusahaan
segera membayar upah selama lima bulan.
Ratusan buruh pabrik garment tersebut berkumpul di sekitar Alun-alun Karanganyar. Mereka berencana mendatangi kantor Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Karanganyar untuk menyampaikan aspirasi.
Lantaran jumlah buruh terlalu banyak maka hanya perwakilan buruh yang mendatangi kantor Dinsosnakertrans Karanganyar. Sementara para buruh lainnya menunggu hasil pertemuan antara perwakilan buruh dengan pejabat Dinsosnakertrans Karanganyar.
Ratusan buruh pabrik garment tersebut berkumpul di sekitar Alun-alun Karanganyar. Mereka berencana mendatangi kantor Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Karanganyar untuk menyampaikan aspirasi.
Lantaran jumlah buruh terlalu banyak maka hanya perwakilan buruh yang mendatangi kantor Dinsosnakertrans Karanganyar. Sementara para buruh lainnya menunggu hasil pertemuan antara perwakilan buruh dengan pejabat Dinsosnakertrans Karanganyar.
Wednesday, February 5, 2014
Upah Tak Di Bayar, Buruh Mogok Kerja
Ratusan pekerja PT Sentek Marine, Sei Lekop, Sagulung, Kepulauan
Riau, melakukan aksi mogok kerja di depan perusahaan tempat mereka
bekerja, Senin (13/1). Mereka menuntut upah yang tidak dibayar
perusahaan sejak Oktober tahun lalu.
Selain itu, buruh juga
mempertanyakan pemutusan hubungan kerja (PHK) kepada 34 orang pekerja
tanpa pemberitahuan terlebih dahulu. Pekerja yang di PHK sepihak itu, 29
pekerja sebagai karyawan kontrak berulang dan limapekerja merupakan
karyawan permanen.
Tuesday, February 4, 2014
Takut Disweeping Buruh, Pusat Belanja di Depok Tutup
Mempertanyakan
pelaksanaan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) serta kesepakatan
Upah Minimum Kota (UMK) yang ditetapkan sesuai SK Gubernur Jawa Barat,
ribuan buruh Depok menggelar aksi turun ke jalan, Kamis 30 Januari 2014.
Aksi yang diikuti dari berbagai serikat pekerja ini sempat membuat arus lalu lintas di Jalan Margonda dan Jalan Raya Bogor macet. Tak hanya itu, khawatir dengan adanya aksi sweeping buruh, sejumlah pusat belanja di kota itu pun memilih tutup untuk sementara waktu.
Aksi yang diikuti dari berbagai serikat pekerja ini sempat membuat arus lalu lintas di Jalan Margonda dan Jalan Raya Bogor macet. Tak hanya itu, khawatir dengan adanya aksi sweeping buruh, sejumlah pusat belanja di kota itu pun memilih tutup untuk sementara waktu.
17 buruh perusahaan emas dipecat, Aliansi Buruh Bergerak demo
Komisi D Bidang
Kesra DPRD Kota Surabaya menyikapi demonstrasi yang dilakukan ratusan
buruh yang tergabung dalam Aliansi Buruh Bergerak terkait pemecatan
secara sepihak terhadap 17 buruh perusahan emas di PT Untung Bersama
Sejahtera.
Ketua Komisi D DPRD Surabaya Baktiono, Selasa, mengatakan demo para buruh mulai Senin (20/1) hingga Selasa ini perlu mendapat perhatian dari Dinas Tenaga Kerja Surabaya.
"Sampai saat ini, pihak buruh maupun perusahaan belum ada yang mengadu ke DPRD Surabaya," katanya.
Ketua Komisi D DPRD Surabaya Baktiono, Selasa, mengatakan demo para buruh mulai Senin (20/1) hingga Selasa ini perlu mendapat perhatian dari Dinas Tenaga Kerja Surabaya.
"Sampai saat ini, pihak buruh maupun perusahaan belum ada yang mengadu ke DPRD Surabaya," katanya.
Saturday, February 1, 2014
Buruh Pelindo ancam mogok kerja
Sejumlah pekerja PT Pelabuhan Indonesia (PT Pelindo) II berencana berdemonstrasi menuntut perbaikan kinerja perusahaan tersebut.
"Unjukrasa ini merupakan kelanjutan dari aksi mogok kerja yang pernah dilakukan pada 16-17 Januari 2014," kata Ketua Umum Serikat Pekerja Pelindo (SPPI) II Kirnoto dalam siaran pers yang diterima SINDO, Senin (27/1/2014).
Kirnoto mengatakan aksi unjukrasa SPPI II didukung para pengguna jasa karena ketidakpuasan pelayanan yang semrawut di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara.
Padahal pihak manajemen PT Pelindo II telah menaikan tarif pelayanan yang bertolak belakang dengan program rencana mengurangi biaya logistik nasional di seluruh wilayah pelabuhan.
Kirnoto menegaskan manajemen PT Pelindo II seharusnya menjunjung aturan dan ketentuan sesuai "Good Corporate Governance" (GCG) sehingga tidak muncul kekhawatiran terhadap keberlangsungan hidup perusahaan.
Sumber : sindonews.com
"Unjukrasa ini merupakan kelanjutan dari aksi mogok kerja yang pernah dilakukan pada 16-17 Januari 2014," kata Ketua Umum Serikat Pekerja Pelindo (SPPI) II Kirnoto dalam siaran pers yang diterima SINDO, Senin (27/1/2014).
Kirnoto mengatakan aksi unjukrasa SPPI II didukung para pengguna jasa karena ketidakpuasan pelayanan yang semrawut di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara.
Padahal pihak manajemen PT Pelindo II telah menaikan tarif pelayanan yang bertolak belakang dengan program rencana mengurangi biaya logistik nasional di seluruh wilayah pelabuhan.
Kirnoto menegaskan manajemen PT Pelindo II seharusnya menjunjung aturan dan ketentuan sesuai "Good Corporate Governance" (GCG) sehingga tidak muncul kekhawatiran terhadap keberlangsungan hidup perusahaan.
Sumber : sindonews.com
Demo berlanjut, ratusan buruh tahan pekerja baru
Ratusan Buruh PT Sinar Antjol (produksi sabun B 29) yang di PHK sepihak
manajemen, hari ini melakukan aksi kembali. Aksi kali ini dilakukan
dengan menyetop buruh baru yang direkrut perusahaan untuk menjalankan
operasi pabrik.
"Hari ini kami hanya menjalankan anjuran Disnakertrans Kabupaten Tangerang No 560/249/Disnakertrans, terkait larangan mengganti pekerja atau buruh lain dari perusahaan. Makanya kami setop mereka yang mau masuk bekerja yang memang dari luar perusahaan," kata Wakil Ketua Serikat Bidang Kesejahteraan Karyawan PT Sinar Antjol Eko Santoso di Tangerang, Kamis (23/1/2014).
"Hari ini kami hanya menjalankan anjuran Disnakertrans Kabupaten Tangerang No 560/249/Disnakertrans, terkait larangan mengganti pekerja atau buruh lain dari perusahaan. Makanya kami setop mereka yang mau masuk bekerja yang memang dari luar perusahaan," kata Wakil Ketua Serikat Bidang Kesejahteraan Karyawan PT Sinar Antjol Eko Santoso di Tangerang, Kamis (23/1/2014).
Thursday, January 30, 2014
Buruh Kabupaten Bogor Melakukan Aksi Sweping Saat Demo Kenaikan UMK 2014
Aksi
sweping dan blokir jalan mewarnai unjuk rasa Buruh Kabupaten Bogor
Kamis (31/10/2013) yang menuntut kenaikan UMK 2014 dari tahun ini
Rp2.200 ribu menjadi Rp3.5 juta.
Aksi
yang diikuti ribuan orang dari berbagai serikat pekerja itu dimulai dari
kawasan industri sentul dan kemudian menuju Jalan Jakarta Bogor, dan
Jalan Tegar Beriman, untuk berakhir di depan kantor Bupati Bogor.
Salah
seorang pendemo Bambang Suarsono menegaskan aksi penjemputan itu
dilakukan untuk menunjukan bersatunya buruh Bogor dalam menuntut UMK dan
pelaksanaan BPJS serta penghapusan kerja kontrak.
"Semua buruh yang ada didalam pabrik keluar, jangan kerja lagi, karena kita akan berdemo, keluaaaaar, semua," tegasnya.
Dalam
aksi itu 1500 personil gabungan Polres Bogor dan Brimob Polda Jabar
diturunkan untuk mengamankan aksi demo dengan menggunakan mobil water
cannon dan senjata gas air mata, untuk mengantisipasi bentrokan
Sumber : rri.co.id
Wednesday, January 29, 2014
Penjualan Listrik PLN Melambat Gara-gara Buruh Keseringan Demo
PT PLN (Persero) mencatat penjualan listrik sebesar 6,39% menjadi 185,53 terawatthour (tWh) sepanjang 2013.
"Realisasi penjualan listrik se-Indonesia hingga Desember 2013 sebesar 185,53 tWh," seperti yang dikutip Liputan6.com dari data PLN, Kamis (16/1/2014).
Menurut data tersebut, melambatnya pertumbuhan penjualan listrik pada 2013 disebabkan adanya banjir besar yang melanda di Jakarta, Bekasi hingga Cikampek sepanjang Januari-Februari 2013. Bila diasumsikan penjualan normal pada Januari dan Februari 2013, maka penjualan 2013 seharusnya bisa menembus 187 tWh.
"Realisasi penjualan listrik se-Indonesia hingga Desember 2013 sebesar 185,53 tWh," seperti yang dikutip Liputan6.com dari data PLN, Kamis (16/1/2014).
Menurut data tersebut, melambatnya pertumbuhan penjualan listrik pada 2013 disebabkan adanya banjir besar yang melanda di Jakarta, Bekasi hingga Cikampek sepanjang Januari-Februari 2013. Bila diasumsikan penjualan normal pada Januari dan Februari 2013, maka penjualan 2013 seharusnya bisa menembus 187 tWh.
Friday, January 24, 2014
Aksi Demo Berlanjut, Ratusan Buruh Pabrik Sabun Hadang Pekerja Baru
Ratusan buruh PT Sinar Antjol (produksi sabun B 29) yang di PHK sepihak
managemen, Kamis (23/1/2014) melakukan aksi kembali. Aksi kali ini
dilakukan dengan menyetop buruh baru yang direkrut perusahaan untuk
menjalankan operasi pabrik.
"Hari ini kami hanya menjalankan anjuran Disnakertrans Kabupaten Tangerang No 560/249/Disnakertrans, terkait larangan mengganti pekerja atau buruh lain dari perusahaan. Makanya kami stop mereka yang mau masuk bekerja yang memang dari luar perusahaan," kata Eko Santoso, Wakil Ketua Serikat Bidang Kesejahteraan Karyawan PT Sinar Antjol.
"Hari ini kami hanya menjalankan anjuran Disnakertrans Kabupaten Tangerang No 560/249/Disnakertrans, terkait larangan mengganti pekerja atau buruh lain dari perusahaan. Makanya kami stop mereka yang mau masuk bekerja yang memang dari luar perusahaan," kata Eko Santoso, Wakil Ketua Serikat Bidang Kesejahteraan Karyawan PT Sinar Antjol.
Tuesday, January 7, 2014
Protes PHK massal, karyawan tambang buat 1.000 makam di Tuprok
Dalam kurun waktu 20 hari ini, pemutusan hubungan kerja (PHK) massal
para pekerja tambang mineral terus bergulir. Namun, berbagai perusahaan
tersebut tidak memberikan pesangon.
Sebagai bentuk kekecewaan, Solidaritas Para Pekerja Tambang Nasional (Spartan) membuat 1.000 makam di depan Tugu Proklamasi (Tuprok). 'Makam' tersebut melambangkan PHK tanpa pesangon seperti sebuah kematian.
Pantauan merdeka.com, Kamis (2/1) makam tersebut terbuat dari papan sepanjang 50 cm. Terdapat pula, papan yang dibuat sebagai batu nisan dan ditulisi nama karyawan yang di PHK.
Sebagai bentuk kekecewaan, Solidaritas Para Pekerja Tambang Nasional (Spartan) membuat 1.000 makam di depan Tugu Proklamasi (Tuprok). 'Makam' tersebut melambangkan PHK tanpa pesangon seperti sebuah kematian.
Pantauan merdeka.com, Kamis (2/1) makam tersebut terbuat dari papan sepanjang 50 cm. Terdapat pula, papan yang dibuat sebagai batu nisan dan ditulisi nama karyawan yang di PHK.
1.500 Pekerja di Tambang Freeport Demo Soal UU Minerba
Ribuan pekerja, yang dikoordinasi Dewan Pimpinan Cabang (DPC), Serikat
Pekerja - Kimia, Energi, dan Pertambangan (SP-KEP), Serikat Pekerja
Seluruh Indonesia (SPSI) Kabupaten Mimika, menggelar unjuk rasa menolak
penerapan Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral
dan batu bara.
Unjuk rasa digelar di halaman Kantor DPRD Mimika, Senin (6/1/2014) pagi. 1500-an pekerja, perwakilan dari 26 Pengurus Unit Kerja (PUK) mulai berkumpul di Sekretariat DPC SPSI Mimika, dan pukul 09.00 WIT melakukan longmarch ke Kantor DPRD Mimika.
Unjuk rasa digelar di halaman Kantor DPRD Mimika, Senin (6/1/2014) pagi. 1500-an pekerja, perwakilan dari 26 Pengurus Unit Kerja (PUK) mulai berkumpul di Sekretariat DPC SPSI Mimika, dan pukul 09.00 WIT melakukan longmarch ke Kantor DPRD Mimika.
Buruh Pabrik Air Mineral Demo Tolak Pendirian Rumah Sakit
Ratusan karyawan air mineral PT Tirta Yakin Sejahtera (YKS) asal Desa
Karangjati, Kecamataan Pandaan, Kabupaten Pasuruan menggelar aksi unjuk
rasa di gedung DPRD setempat, Senin (6/1/2014). Mereka menolak rencana
pembangunan rumah sakit yang lokasinya bersebelahan langsung dengan
pabrik.
Mereka menuding Dinas Perizinan Kabupaten Pasuruan tidak teliti saat mengeluarkan izin Analisa Dampak Lingkungan (Amdal) dan HO yang menyalahi aturan. "Sudah selayakanya izin yang sudah dikeluarkan harus dikaji ulang. Karena keberadaan rumah sakit tersebut dapat memnggangu keberadaan kami (buruh, red)," teriak Muzayanah, salas satu karyawan PT YKS.
Mereka menuding Dinas Perizinan Kabupaten Pasuruan tidak teliti saat mengeluarkan izin Analisa Dampak Lingkungan (Amdal) dan HO yang menyalahi aturan. "Sudah selayakanya izin yang sudah dikeluarkan harus dikaji ulang. Karena keberadaan rumah sakit tersebut dapat memnggangu keberadaan kami (buruh, red)," teriak Muzayanah, salas satu karyawan PT YKS.
50 Ribu Buruh Afrika Demo Minta Suaka
Ribuan buruh asal Afrika menjejali Rabin Square di Tel Aviv, Israel,
Minggu (5/1/2014) waktu setempat menuntut diberikannya suaka kepada
mereka dan mengancam akan melakukan mogok massal.
"Kami perlu suaka," teriak para buruh serempak, dikutip dari CNN, Senin(6/1/2014).
Mereka yang hadir di Rabin Square, diperkirakan berjumlah 50 ribu orang, dimana mereka merupakan buruh ilegal, dan bergaji kecil.
Banyak dari mereka yang melarikan diri dari negara yang tengah dilanda perang saudara seperti Sudan, dan Eritrea.
"Kami perlu suaka," teriak para buruh serempak, dikutip dari CNN, Senin(6/1/2014).
Mereka yang hadir di Rabin Square, diperkirakan berjumlah 50 ribu orang, dimana mereka merupakan buruh ilegal, dan bergaji kecil.
Banyak dari mereka yang melarikan diri dari negara yang tengah dilanda perang saudara seperti Sudan, dan Eritrea.
Monday, December 16, 2013
Ini Tuntutan Buruh saat Demo Senin Besok
Rangkaian demo buruh untuk memperjuangkan nasibnya rupanya belum
berakhir. Senin depan (16/12), buruh yang tergabung dalam Gerakan
Bersama Buruh/Pekerja di Badan Usaha Milik Negara (Geber BUMN) akan
melakukan aksi di depan Kompleks Parlemen dan Istana Negara. Kali ini
mereka tidak menuntut masalah upah, tapi mengenai masalah buruh
outsourcing di BUMN.
Koordinator Geber BUMN, Acmad Ismail menjelaskan masalah pekerja outsourcing di BUMN masih menggantung tanpa kejelasan. Hal ini diungkapkannya dalam konferensi pers Geber BUMN di Gedung Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jakarta, Jalan Pangeran Diponegoro, Sabtu (14/12).
Koordinator Geber BUMN, Acmad Ismail menjelaskan masalah pekerja outsourcing di BUMN masih menggantung tanpa kejelasan. Hal ini diungkapkannya dalam konferensi pers Geber BUMN di Gedung Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jakarta, Jalan Pangeran Diponegoro, Sabtu (14/12).
Subscribe to:
Posts (Atom)
